DANAU CINTA (TELAGA CINTA) JUGA TELAH DIBERIKAN PENGHARGAAN INDONESIAN PESONA ANUGERAH (API) 2019 YANG DITERIMA OLEH Wakil Bupati JAYAPURA.

West Papua Tabloid – Danau Imfote atau biasa disebut Danau Cinta adalah sebuah danau yang bentuknya seperti hati. Banyak orang juga menyebutnya Telaga Cinta. Hamparan padang rumput hijau nan asri mampu memanjakan mata hingga ke danau.

Telaga Cinta juga telah mendapatkan penghargaan Pesona Anugerah Indonesia (API) 2019 yang diterima Wakil Bupati Jayapura. Danau Cinta menjadi juara 2 untuk kategori Destinasi Baru Terpopuler. Bahkan, danau ini juga masuk dalam 18 kategori, dengan tambahan dua gelar bergengsi yaitu Juara Favorit dan Juara Umum API Awards 2019.

Danau Imfote atau biasa disebut Danau Cinta adalah sebuah danau yang bentuknya seperti hati

Dikutip dari guidewisata.com, Danau Imfote terletak di Kecamatan Ebungfau, Kabupaten Jayapura. Penduduk setempat memang menyebutnya Danau Imfote berdasarkan nama tempat tersebut. Danau indah berbentuk hati ini terlihat jelas dari perbukitan di sekitarnya. Dari atas bukit ini juga merupakan spot terbaik untuk berfoto dengan latar belakang danau. Perbukitan hijau yang mengelilingi danau semakin menambah keindahan dan kesan romantis. Oleh karena itu, bukit dan tepi danau akhir-akhir ini banyak digunakan sebagai tempat untuk foto prewedding meskipun letaknya yang terpencil.

Hampir setiap hari sering dikunjungi pengunjung, terutama pada akhir pekan, Danau Cinta atau Telaga Cinta dapat diakses dengan transportasi darat dan air. Jalur darat dengan sepeda motor atau mobil dapat dimulai dari kota Jayapura melalui Kecamatan Genyem di Kabupaten Jayapura atau dari Kecamatan Arso di Keerom Daerah.

Jalur air dapat ditempuh dengan perahu atau speedboat dari Pelabuhan Yahim di belakang Bandara Sentani menuju Kawiport di desa Putaly, sebelum mendaki bukit atau mengendarai sepeda motor atau mobil menyusuri jalan raya yang sudah dibangun di sana.

Jalan menuju Danau Cinta atau Telaga Cinta melalui jalur darat dimulai dari desa Yoka, menuju desa Puay melalui jalan yang berkelok-kelok dan berkelok-kelok. Di sebelah kanan adalah hamparan biru Danau Sentani dengan pohon sagu di tepiannya. Di sebelah kiri adalah hutan lebat Abepura. Hanya jalur menuju danau yang merupakan jalur alami.

Sekitar 5 kilo meter dari Danau Loveor Telaga Cinta terdapat objek wisata lain bernama Sungai Jaipuri, satu-satunya arus yang mengalirkan air Danau Sentani ke Sungai Tami sebelum dibuang ke laut. Jaipuri juga menawarkan penginapan untuk wisatawan. Dibutuhkan sekitar satu setengah jam dari sungai untuk mencapai Danau Cinta di akhir pekan yang panas, di mana sebagian besar pengunjung adalah pengendara sepeda motor muda yang memenuhi tepi danau dan berfoto dengan kamera atau selfie bersama teman.

Keindahan Danau Cinta mengalahkan panasnya hari. Tidak ada gubuk atau bangunan di sekitar mereka selain bingkai kayu tinggi dari salib yang dipasang selama Paskah. Salib seperti itu dapat ditemukan di sepanjang jalan desa Hansambe, pemukiman terakhir sebelum mencapai bukit tandus di dekat Imfote. Keindahan Danau Cinta ditunjang dengan luasnya Danau Sentani dan ketinggian Gunung Cyclop yang menjadi sumber mata air bagi warga Kabupaten dan Kota Jayapura. Itu terletak di ketinggian yang terlihat dari udara. Sedangkan lapangan merupakan kawasan tanpa pepohonan dengan angin kencang dan terik matahari memaksa wisatawan untuk memakai sunblock atau memakai topi bertepi lebar.

Read More: Pulau Mansinam Menjadi Pusat Penyebaran Agama Kristen di Papua