image 3

Papua dengan 12 kawasan yang paling Strategis

Provinsi Papua dan provinsi Papua Barat merupakan dua provinsi yang ada di pulau Papua dan terletak di wilayah paling timur negara Republik Indonesia dan merupakan provinsi terluas di Indonesia dengan luas 421.981 Km2.

Pulau Papua belum banyak dirambah aktivitas manusia dan memiliki kekayaan sumber daya alam yang menjanjikan peluang untuk berinvestasi baik lokal maupun asing. Penggunaan lahan di Papua sebagian besar masih berupa hutan dan sangat cocok untuk lahan pertanian.

Namun demikian Papua juga memiliki potensi alam berupa laut yang kaya dengan keaneka ragaman hayati dan memiliki bentang alam yang sangat indah. Dari sisi geologi Pulau Papua juga menyimpan gas alam, minyak dan aneka bahan tambang lainnya yang melimpah.

Namun potensi luar biasa yang dimiliki oleh Pulau Papua ini belum ditunjang oleh infrastruktur yang memadai. Hal ini dikarenakan ketimpangan wilayah antara Wilayah Barat dan

Wilayah Timur Indonesia masih tinggi, dan Papua sebagai salah satu Pulau di Wilayah Indonesia Timur kerap menjadi sorotan dalam hal ketertinggalan pembangunan infrastruktur.

 

Masih banyak kawasan-kawasan di Papua yang tergolong terisolir karena tidak adanya akses infrastruktur transportasi yang menghubungkannya dengan beberapa ibukota kabupaten lainnya. Rendahnya ketersediaan infrastruktur dasar menyebabkan tingkat pertumbuhan ekonomi wilayah di pulau ini juga rendah. Dengan demikian maka pembenahan infrastruktur di Papua merupakan hal yang krusial untuk mengatasi ketimpangan dan keterisoliran.

Percepatan pembangunan di Pulau Papua perlu segera dilakukan dan didukung dengan penyusunan rencana infrastruktur yang terintegrasi, khususnya infrastr uktur bidang pekerjaan umum dan perumahan sehingga terciptanya pengembangan infrastruktur Pulau Papua yang sinergis, aman, nyaman dan berkelanjutan untuk
investasi ekonomi.

Dengan adanya peningkatan akses jalan dan bandara diyakini akan semakin mempercepat pembangunan dan mengejar ketertinggalan Papua. Untuk itu, dalam rangka mendukung peran penting Pulau Papua dalam pembangunan ekonomi Indonesia yang dinilai mampu menjadi salah satu kontributor perekonomian Indonesia di masa depan, pemerintah terus berupaya melakukan perbaikan penyediaan infrastruktur, termasuk pengembangan infrastruktur di bidang pekerjaan umum dan perumahan.

Penyediaan infrastruktur ini akan memberikan peluang terciptanya pemerataan kesejahteraan dan pengurangan kemiskinan melalui pemberdayaan masyarakat lokal. Percepatan pembangunan di Pulau Papua perlu segera dilakukan dan didukung dengan penyusunan rencana infrastruktur yang terintegrasi, khususnya infrastruktur bidang pekerjaan umum dan perumahan sehingga terciptanya pengembangan infrastruktur Pulau Papua yang sinergis, aman, nyaman dan berkelanjutan untuk investasi ekonomi.

Didasari oleh PP No. 26 Tahun 2008 tentang RTRWN dan Perda No.23 Tahun 2013 tentang RTRW telah ditetapkan bahwa Pulau Papua memiliki 12 kawasan strategis.

Empat lokasi kawasan strategis merupakan kawasan andalan di Provinsi Papua Barat dan 8 (delapan) lokasi kawasan strategis lainnya merupakan kawasan andalan di Provinsi Papua. Sementara itu, Permen PU No.13.1 Tahun 2015 tentang Renstra PUPR menetapkan 4 (empat) Wilayah Pengembangan Strategis (WPS), yaitu WPS Sorong-Manokwari, WPS Manokwari- Bintuni, WPS Aksesibilitas baru Nabire-Enarotali-Wamena, serta WPS Perbatasan dan Hinterland Jayapura-Merauke.

Kebohongan Benny Wenda di Ungkap Ketua Komite Khusus Dekolonisasi PBB