2018 Pemerintah Bangun Kereta Api di Papua

Tingkatkan Mobilitas Logistik, 2018 Pemerintah Bangun Kereta Api di Papua

Pemerintah akan mulai membangun jalur kereta api Sorong-Manokwari pada tahun 2018. Jalur tersebut sudah dilakukan kajian kelayakan dan trase pada tahun 2015, dan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Detail Enginering Design (DED) di tahun 2016.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan pembangunan rel kereta api di Papua bisa dimulai tahun 2018. Pembangunan fase pertama rel yakni ruas Manokwari hingga Sorong sepanjang 390 km. Di fase selanjutnya yakni periode 2020-2024 yakni ruas Manokwari-Nabire.

Membentang sepanjang dekat pesisir pantai di PapuaBarat. Kemudian akan dilakukan pembangunan tahap ketiga diperiode 2025-2030 yang akan menyambungkan Sarmi-Nabire-Timika. Dan direncanakan bisa berakhir hingga ke Jayapura sebagaimana dikutip dari finance.detik.com.

Menurut Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Zaldy Ilham Masita dengan akan di bangunnya jalur kereta api di Papua akan mempermudah arus logistik. Pasalnya, selama ini arus barang dari Manokwari hingga Sorong memang cukup padat.

Sehingga, adanya kereta api bisa sangat membantu pergerakan logistik di kedua kota itu. Apalagi, lanjutnya, selama ini banyak menggunakan jalur laut dan udara di karenakan jalan darat yang kurang bagus.

“Kalau Manokwari ke Sorong itu memang cukup padat arus logistiknya. Jalan daratnya ramai, kalau ada kereta api itu bisa membantu,”jelasnya.

 

Dirinya mengungkapkan, arus logistik untuk Manokwari ke Sorong selama ini didominasi produk perikanan, serta hasil hutandan perkebunan. Dari Manokwari ke Sorong, biasanya produk yang dihasilkan berupa ikan.

Selebihnya, didominasi kayu atau hasil kebun yang masih raw material. “Karena memang di Sorong ada pelabuhan sebelum dibawa ke Luar Negeri atau ke Jawa,”terangnya.

Dikatakannya, dengan di bangunnya kereta api di prediksi mobilitas logistik di Papua Barat akan terus meningkat seiring dengan pembangunan pabrik semen yang saat ini tengah dibangun di Manokwari.

“Selain itu juga ada proyek pabrik semen di Manokwari. Kalau pabrik semen ini sudah jadi tentu akan adanya kereta api bisa sangat membantu di sana,” tandasnya.

Berdasarkan informasi dari Dirjen PerkeretaapianKemenhub, Pemerintah akan membangun Kereta Api yang membentang dari sisi Barat Papua hingga ke sisi Timur.

Total kebutuhan biaya dari tahun 2015-2019 sebesar Rp 10,33 trilyun. Dengan perencanaan pada 2017-2019 pengadaan lahan dan 2018-2019 tahap konstruksi.