Bisnis Hotel di Papua Barat

Bisnis Hotel di Papua Barat

Peningkatan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia telah mendorong peningkatan jumlah usaha akomodasi, baik di tingkat nasional maupun di tingkat provinsi.

Sebanyak 172 hotel bintang lima, 422 hotel bintangempat, 739 hotel bintang tiga, 496 hotel bintang dua, 368 hotelbintang satu, 10.387 hotel melati, 425 penginapan remaja, 2.910Pondok Wisata, dan 2.434 jasa akomodasi lainnya telah tersedia.

Di Provinsi Papua Barat sendiri telah tersedia 3 hotel bintangempat, 7 hotel bintang tiga, 14 hotel bintang dua, 33 hotel bintang satu, 79 hotel melati, 3 penginapan remaja, 20 pondok wisata,dan 117 jasa akomodasi lainnya.

Banyaknya kamar hotel dan bentuk akomodasi lainnya di Indonesia adalah 37.950 kamar hotel bintang lima, 63.978 kamar hotel bintang empat, 65.920 kamar hotel bintang tiga, 32.332kamar hotel bintang dua, 17.294 kamar hotel bintang satu,235.738 kamar hotel melati, 5.402 kamar penginapan remaja,23.790 kamar pondok wisata, 24.797 kamar bentuk akomodasi lainnya.

 

Provinsi Papua Barat sendiri memiliki 294 kamar hotel bintang empat, 454 kamar hotel bintang tiga, 78 kamar hotel bintang dua, 183 kamar hotel bintang satu, 1.615 kamar hotel melati, 41 kamar penginapan remaja, dan 223 kamar bentuk akomodasi lainnya.

Jumlah rata-rata tamu/wisatawan yang menginap perharinya di Indonesia adalah sebanyak 26.245 tamu di hotel bintang lima, 42.811 tamu di hotel bintang empat, 39.096 tamu di hotel bintang tiga, 19.683 tamu di hotel bintang dua, 7.801 tamudi hotel bintang satu, 113.737 tamu di hotel melati, 1.301 tamu di penginapan remaja, 6.950 tamu di pondok wisata, 8.069 tamu di bentuk akomodasi lainnya.

Sedangkan jumlah rata-rata tamu/wisatawan yang menginapper harinya di provinsi Papua Barat adalah sebanyak 159 tamu di hotel bintang empat, 133 tamu di hotel bintang tiga, 6 tamu di hotel bintang dua, 96 tamu di hotel bintang satu, 261 tamu dihotel melati, 7 tamu di penginapan remaja, dan 24 tamu di bentuk akomodasi lainnya.

Secara nasional, tingkat penghunian kamar hotel bintang lima adalah 60,84%, hotel bintang empat 56,11%, hotel bintang tiga 53,45%, hotel bintang dua 48,89%, hotel bintang satu 42,83%, sehingga secara rata-rata tingkat penghunian kamar hotel di Indonesia adalah 53,92%.

Di provinsi Papua Barat tingkat penghunian kamar hotel bintang empat adalah 45,15%, hotel bintang tiga 32,65%, hotel bintang dua 28,01%, hotel bintang satu 66,78%, dan secara rata-rata tingkat penghunian kamar hotel di provinsi Papua Barat adalah 42,85%.

Lihat Link Fotografi Bawah Laut Terbaik di Papua Barat

Sedangkan rata-rata lama menginap tamu hotel bintang lima adalah 2,37 hari, hotel bintang empat 1,94 hari, hotel bintang tiga 1,93 hari, hotel bintang dua 1,70 hari, hotel bintang satu 1,68 hari.Jadi rata-rata lama menginap tamu/wisatawan di hotel berbintang adalah 1,94 hari.

Rata-rata lama menginap tamu di hotel melati adalah 1,42 hari, di penginapan remaja 1,40 hari, di pondok wisata 1,50 hari, dan di bentuk akomodasi lainnya 1,53 hari sehingga rata-rata lama menginap tamu di penginapan non hotel berbintang adalah 1,48 hari.

Sedangkan rata-rata lama menginap tamu di Provinsi Papua Barat adalah 1,85 hari di hotel bintang empat; 2,85 hari di hotel bintang tiga; 1,74 hari di hotel bintang dua; 2,77 hari di hotel bintang satu. Jadi rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang adalah 2,30 hari.

Rata-rata lama menginap tamu di hotel melati adalah 2,16 hari, di penginapan remaja 2,05 hari, di pondok wisata 2,00 hari, dan di bentuk akomodasi lainnya 2,06 hari. Sehingga rata-rata lama menginap tamu di akomodasi non hotel berbintang di provinsi Papua Barat adalah 2,06 hari.