westpapuainvestation

Investasi Pariwisata di Indonesia Berapa Banyak?

Jumlah realisasi investasi di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun, di mana nilai investasi asing(PMA) adalah sebesar:

  1. USD 242.20 juta pada 2011, USD 768.30 juta pada 2012,
  2. USD 462.47 juta pada 2013,
  3. USD 511.81juta pada 2014,
  4. USD 732.46 juta pada 2015,
  5. dan USD 954.59 juta pada 2016.

Sedangkan nilai investasi dalam negeri (PMDN) adalah sebesar:

  1. USD 39.40juta pada 2011,
  2. USD 101.50 juta pada 2012,
  3. USD 140.18 juta pada 2013,
  4. USD173.08 juta pada 2014,
  5. USD 316.20 juta pada 2015,
  6. dan USD 139.06 juta pada2016.

Dengan demikian maka nilai total investasi di Indonesia adalah sebesar:

  1. USD 281.60 juta pada 2011,
  2. USD869.80 juta pada 2012,
  3. USD 602.65 juta pada 2013,
  4. USD 648.80 juta pada 2014,
  5. USD 1048.66 juta pada 2015,
  6. dan USD1093.65 juta pada 2016.

Nilai realisasi investasi di Indonesia pada tahun 2016 mengalami peningkatan sebesar 1.04 % jika dibandingkan tahun 2015. Secara umum, peningkatan ini antara lain karena adanya kebijakan mengenai kemudahan dalam berinvestasi, yaitu berupa;

  1. Kemudahan perizinan melalui peluncuran PTSP pusat
  2. Layanan izin investasi tiga jam
  3. Kemudahan investasi langsung konstruksi(KLIK)

Serta adanya revisi Daftar Negatif Investasi yang di tetapkan dalam Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka Dengan Persyaratan Di Bidang Penanaman Modal.

Ada empat usaha pariwisata yang di cadangkan untuk Usaha Mikro, Kecil,Menengah, dan Koperasi (UMKMK), 15usaha pariwisata yang terbuka untuk PMA dengan persyaratan, dan 37 usaha pariwisata yang terbuka 100% untuk PMA.

Meningkatnya investasi di sektor pariwisata papua barat atau west papua juga tidak terlepas dari komitmen yang kuat untuk melakukan pengembangan investasi di bidang pariwisata sesuai amanah PP Nomor 50 Tahun 2011 tentang Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Nasional, dukungan dari Kementerian/Lembaga terkait, Pemerintah Daerah, dan stake holder, serta ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten.

 

Untuk mendukung peningkatan investasi di papua barat atau west papua pada tahun2016, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah memetakan lokasi-lokasi potensi investasi di papua barat atau west papua untuk selanjutnya melakukan promosi investasi dan penyebaran informasi, serta pertemuan-pertemuan bisnis dengan investor potensial, baik di dalam maupun luar negeri.

Dengan tersedianya informasi peluang investasi di Indonesia, tentunya dapat mendorong pengembangan daerah papua barat atau west papua yang memiliki potensi.

Kegiatan promosi investasi ini telah dimulai pada 2012 untuk 3 lokasi, berikutnya pada 2013 ada 4 lokasi, 6 lokasi pada 2014, 55 lokasi di 16 Kabupaten/Kota pada 2015, dan 73 lokasi di 34 Kabupaten/Kota pada 2016.

Upaya ini telah berhasil menarik minat investor asing maupun dalam negeri untuk berinvestasi di bidang pariwisata di Indonesia khususnya Kabupaten Raja Ampat papua barat.

Berbagai pertemuan bisnis dan event investasi yang dilakukan pada2016, diantaranya adalah:

Gulf andIndian Ocean Hotel Investor’s Summit(GIOHIS) di Abu Dhabi 8 – 9 Februari2016; Pertemuan Bisnis di Hong Kongtanggal 11 – 12 Februari 2016 yang berhasil mendatangkan Meridian Capital ke Indonesia untuk menanda tangani Kerangka Acuan, bersama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat papua barat.

Berikutnya adalah International Hotel Investment Forum (IHIF) di Berlin, Jerman 7 – 9 Maret 2016;

  1. MIPIM (Lemarché international des professionnelsde l’immobilier) di Cannes, Perancis 15– 18 Maret 2016;
  2. Pertemuan Bisnis diMonaco, Perancis, April 2016;
  3. HospitalityInvestment Conference Indonesia (HICI) di Jakarta 28 – 29 April 2016; MarketingInvestasi Melbourne – Brisbane, Australia9 -10 Mei 2016;
  4. Pertemuan Bisnis di SeoulSeoul, Korea Selatan 2 – 3 Juni 2016;
  5. dan Tourism, Hotel Investment & NetworkingConference (THINC) di Bali 31 Agustus – 1 September 2016.