gambar 9

Industri Perhotelan di Papua Barat Ujung Tombak Destinasi wisata

Jasa akomodasi atau industri perhotelan memiliki peran penting dalam pengembangan sebuah destinasi wisata, tidak hanya dalam meningkatkan kenyamanan para wisatawan, tetapi juga dalam pengembangan ekonomi suatu daerah.

Dengan semakin meningkatnya industri perhotelan di suatu daerah, tentunya akan berdampak pada meningkatnya pendapatan, lapangan pekerjaan dan usaha, serta penerimaan devisa.

Selain itu, pembangunan industri perhotelan dengan memanfaatkan sumber daya dan potensi pariwisata
nasional dan daerah juga dapat digunakan untuk memperkenalkan identitas dan kebudayaan bangsa kepada wisatawan manca negara.

Provinsi Papua Barat memiliki sumber daya alam yang sangat potensial untuk dijadikan destinasi wisata bagi para
wisatawan, baik wisatawan dalam negeri maupun mancanegara.

 

Jumlah wisatawan asing dan domestik yang datang ke Papua Barat dalam tiga tahun terakhir ini juga terus mengalami peningkatan. Hal ini tentunya perlu diimbangi, diantaranya dengan peningkatan penyediaan kamar hotel maupun akomodasi lainnya.

Pada tahun 2015 lalu, di Papua Barat sudah terdapat sebanyak 125 unit akomodasi atau meningkat 6,84%
dibanding tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 unit merupakan Hotel Berbintang, sedangkan 110 unit lainnya adalah berupa Hotel Melati, losmen, penginapan, wisma, cottage, dan lain-lain.

Lokasi akomodasi tersebut menyebar di delapan kabupaten/kota, yaitu di Kab. Fakfak (7 unit hotel), Kab. Kaimana (7 unit hotel), Kab. Teluk Wondama (1 unit hotel), Kab. Teluk Bintuni (21 unit hotel), Kab. Manokwari (30 unit hotel), Kab. Raja Ampat (30 unit hotel), Kota Sorong (27 unit hotel), Dengan adanya penambahan jumlah hotel, tentunya akan semakin meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan juga peningkatan standar tingkat pendidikan tenaga kerja.

Pada tahun 2015, tenaga kerja yang terserap di sektor perhotelan adalah sebanyak 1.696 orang dimana 74,5% persen berpendidikan SMU atau yang sederajat.

Tenaga kerja dengan tingkat pendidikan S-1 sebanyak 10,8% dan tingkat pendidikan di bawah SMU
sebanyak 8,7%. Sedangkan tenaga kerja dengan tingkat pendidikan D-1 s/d D-3 sebanyak 5,5%, dan tingkat S2/S3
sebanyak 0,53%.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel secara keseluruhan di Papua Barat pada tahun 2016 mencapai 41,12%. Sementara TPK hotel berbintang mencapai 48,27% dan TPK hotel non bintang hanya mencapai 33,14%. Rata-rata Lama Tamu Menginap (RLTM) juga merupakan salah satu indikator dari perkembangan perhotelan.

Secara keseluruhan RLTM (wisatawan mancanegara dan wisatawan dalam negeri) di Provinsi Papua Barat pada tahun 2016 adalah selama 1 – 2 hari. Sementara RLTM wisatawan mancanegara di Papua Barat adalah sekitar 2 – 3 hari dan RLTM wisatawan dalam negeri sekitar 1 – 2 hari.

Secara keseluruhan, jumlah wisatawan mancanegara dan wisatawan dalam negeri yang datang berkunjung dan menginap di Papua Barat pada tahun 2016 adalah sebanyak 188.739 orang atau meningkat 33,39% dibandingkan tahun sebelumnya.

Jumlah wisatawan mancanegara yang datang dan menginap di Papua Barat pada tahun 2016 adalah sebanyak
3.223 orang atau sekitar 1,77% dari keseluruhan wisatawan tamu yang datang dan menginap.

Untuk memfasilitasi akomodasi bagipara wisatawan mancanegara dan dalam negeri di Kab. Fakfak ada Grand PapuaHotel, Hotel Fakfak, Hotel Sulinah, HotelTembagapura, dan Hotel Marcopolo.

Di Kab. Kaimana ada Hotel KaimanaBeach, Hotel Grand Kaimana, PenginapanLima Saudara, dan Penginapan SinarKrooy Permai.

Di Kab. Teluk Wondamaada Hotel Wasior. Di Kab. Teluk Bintuniada Hotel Steenkool, Penginapan CahayaTanete, Penginapan Kabira, Penginapan Cendrawasih, Penginapan Gosyen,Penginapan Setia Abadi, Penginapan 77,Penginapan 84, Penginapan Sinar Abadi,dan Penginapan Sentral II.

Di Kab. Manokwari ada Swiss Bell hotel Manokwari, Mansinam Beach Hotel,Hotel Aston Niu, Hotel Mokwam, HotelPusaka Sederhana, Hotel Mangga, HotelBilly Jaya, Hotel Fujita, Hotel Triton, HotelCentury Inn, Hotel Valdos, Hotel NusaIndah, Penginapan Giok, Acropora Cottageand Restourant, Maras Risen, WaisaiIndah, dan Penginapan Marcy.

Di Kota Sorong ada Hotel Mariat, Hotel Grand Pasifik, Hotel JE – Meredien,Hotel Waigo, Hotel Cendrawasih, HotelIndah, Hotel Citra, The Belagri Hotel &Convention, The Luxio hotel & Resort,Hotel Swiss Bell, Hotel Paparisa Manisee, Hotel Tanjung 3, Hotel You and Me, HotelRoyal Mamberamo,  Hotel GuardianFamily, dan Hotel City View.