PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PAPUA BARAT DALAM BIDANG PENDIDIKAN

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PAPUA BARAT DALAM BIDANG PENDIDIKAN

Pada 29 September 2020, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.

Kedudukan manusia selalu menjadi tema sentral dalam setiap program pencapaian pembangunan. Pembangunan Sumber Daya Manusia merupakan salah satu indikator kemajuan suatu negara. Suatu negara dikatakan maju tidak hanya dihitung dari pendapatan domestik bruto tetapi juga mencakup aspek harapan hidup dan pendidikan masyarakatnya.

Investasi Terbaik di Bidang Pendidikan

Inpres Nomor 9 Tahun 2020 ini secara tegas merupakan perintah dari Presiden kepada Kementerian/Lembaga(K/L) dan pemerintah daerah untuk memobilisasi program dan dana sektoral, termasuk Dana Otonomi Khusus, untuk fokus, mengintegrasikan, dan bersinergi dalam pelaksanaan percepatan program pembangunan kesejahteraan.

Papua dan Papua Barat membutuhkan sekitar 30.000 guru lagi. Pemerintah dapat mendidik generasi milenial Papua dengan mengirimkan mereka kefakultas fakultas pengajar di universitas universitas terkemuka di Papua dan luar Papua, atau bahkan di luar negeri. Para lulusan tersebut kemudian ditempatkan di sekolah sekolah lokal dengan berbagai bidang ilmu.

Tentunya investasi di bidang pendidikan ini merupakan salah satu langkah terobosan kerja sama antar kementerian dan lembaga yang terintegrasi, terarah, dan sinergis dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, damai, dan bermartabat dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PAPUA BARAT DALAM BIDANG PENDIDIKAN
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI PAPUA BARAT DALAM BIDANG PENDIDIKAN

Beasiswa Pendidikan untuk DorongPengembangan Sumber Daya Manusia Papua Barat

Prioritas pengembangan sektor pendidikan, pendidikan dasar di Papua,adalah memberikan pendidikan yang berkualitas bagi siswa dan meningkatkan profesionalisme guru dalam mengajar.

Banyak upaya pemerintah untuk mengembangkan sumber daya manusia termasuk memberikan program beasiswa afirmasi bagi anak anakPapua untuk belajar di daerah lain,terutama di Jawa. Melalui beasiswaafirmasi, masyarakat dapat mengakses perkuliahan di bidang antropologi, sosial budaya, pertambangan, teknik, agama, dan lain lain.

Beasiswa afirmasi yang tersedia cukup beragam, mulai dari beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan(LPDP), Bidikmisi, Beasiswa Adem (Afirmasi Pendidikan Menengah), Beasiswa Adik (Afirmasi PerguruanTinggi), dan beasiswa dari LSM atau LSM lainnya.

Masyarakat diharapkan dapat memaksimalkan kesempatan untuk memperoleh beasiswa afirmasi. Sehingga nantinya, setelah lulus kuliah, mereka bisa kembali ke kampung halaman untuk membangun Papua dan Papua Barat.

Beasiswa LPDP untuk Meningkatkan SDM Unggul

Melalui program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Kementerian Keuangan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas SDM Unggul di Papua dan PapuaBarat. Menurut data LPDP, hingga 31Mei 2021, sekitar 447 orang telah menerima beasiswa LPDP RI.

Untuk tujuan sekolah, 46,5% berada diluar negeri, dan 53,5% di dalam negeri. Berdasarkan program, terdapat 73,8% untuk program afirmasi, 19,2% untuk program kelompok sasaran, 6,7% untuk program umum, dan 0,2% untuk program isi ulang.

Selain itu, pembangunan infrastruktur layanan pendidikan di kedua provinsi tersebut juga dapat mendorong masa depan bumi Cendrawasih. Di Papua, terdapat kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Jayapura dan Sorong.

Pemerintah terus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia karena pendidikan adalah kunci peradaban.Melalui reformasi pendidikan, Pemerintah berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan pendidikan yan gmerata dan berkualitas.

Inpres Nomor 9 Tahun 2020 dalam jangka pendek dapat memberikan daya ungkit untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat asli Papua. Sedangkan dalam kurun waktu yang lama, melalui pendekatan strategis seperti pemenuhan guru profesional dan juga kesehatan oleh pemuda milenial Papua, Inpres ini setidaknya telah menjawab permasalahan mendasar di Papua Barat.

Read More: OTSUS PAPUA UNTUK ORANG ASLI PAPUA