Kejar Target Rasio Elektrifikasi 90 Persen di Papua

Pemerintah Target Rasio Elektrifikasi 90 Persen di Papua

Staf Khusus Presiden Kelompok Kerja Papua, Lenis Kogoyapada 31 Oktober 2017 lalu menyampaikan bahwa pemban-gunan infrastruktur yang menghubungkan jalur tiap daerah terpencil di Papua sudah hampir selesai, baik jalur darat, udara maupun laut.

Kampung-kampung yang berada di daerah-daerah yang terpencil antar kabupaten sudah bisa ditembus. Selain itu juga sudah ada pelabuhan di Nabire, Sorong, Manokwari dan Jayapura.

Lenis berharap agar para Menteri terkait bisa turun ke lapangan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Papua, terutama tol laut dan pelabuhan-pelabuhan yang belum rampung.

Untuk lebih memudahkan akses masyarakat setempat, beberapa pintu masuk akan dibuka di Nabire. Sementara itu di Sorong dilakukan pelebaran jalan pelabuhan, sedangkan di Manokwari, dilakukan perluasan tempat penampungan.

PLN juga telah membangun dua pembangkit listrik mesin gas (PLTMG) diKampung Holtekamp, Jayapura sebesar 50 megawatt (Mw) dan di Nabire sebesar 20 Mw. Pembangunan ini merupakan tahap awal dari program 35.000 Mw listrik di tanah Papua.

Selanjutnya PLN juga akan membangun cukup banyak pembangkit listrik di banyak lokasi di Papua dan Papua Barat seperti di Sorong, Fak-fak, Timika, Manokwari,Bintuni, Biak, Serui, dan Merauke untuk mencapai target rasio elektrifikasi 90 persen pada 2019.

Pulau Mansinam Menjadi Pusat Penyebaran Agama Kristen di Papua