Transportasi ke Raja Ampat Papua Barat

Harmonisasi Transportasi Turunkan Harga Sembako di Papua Puncak Hingga 25%

Sebagaimana di ketahui, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) menyalurkan minyak goreng, tepung terigu dan gula pasir ke wilayah Puncak Jaya, Papua.

Hasilnya,saat ini harga ketiga komoditas tersebut turun 25 persen dari rata-rata sebelumnya. Menurut Direktur Utama PPI Agus Andiyanimengatakan, untuk menghemat ongkos logistik ke PuncakJaya, pihaknya menggunakan rute yang lebih hemat biaya.

Jika sebelumnya barang yang dikirim dari Jawa transit di Jayapura, kini transit di Timika kemudian melewati Wamena baru ke Puncak Jaya. “Kita pilih rute yang murah, Kalau selama ini kan banyak dari Jawa Timur ke Jayapura, baru ke Puncak Jaya.

Ini contoh satu, kita lewat Timika dengan kapal laut kemudian dari Timika ke Wamena naik pesawat. Dari Wamena ke Puncak Jaya naik darat dan ternyata skema itu lebih murah,” ujarnya di Wamena, Papua.

Agus mengungkapkan, pihaknya melakukan harmonisasi antar mode transportasi dengan menggandeng Pelni dan Pelindo. Menurutnya, cara tersebut mampu meminimalisasi waktu penyimpanan barang. Sehingga, lanjutnya, tidak membutuhkan gudang karena barang yang sampai di pelabuhan langsung diangkut dengan truk dan pesawat. “Kapal dari Surabaya di Pelabuhan Pomako (Timika), langsung diangkat.

 

Begitu datang barangnya, pesawat sudah ada sehingga dibawa ke Wamena. Begitu sampai di Wamena, truk sudah menunggu dan berangkat di sana.

Dengan melakukan cara ini, tidak perlu membayar beberapa gudang dan bisa mengurangi harganya,”katanya. Menurutnya dengan skema logistik ini, harga tiga komoditas yang did istribusikan oleh PPI ke Puncak Jaya bisa ditekan hingga 25 persen.

Dirinya mencontohkan, gula yang sebelumnya di jual Rp 35 ribu per kg saat ini menjadi Rp 26.250per kg. Sedangkan, tepung terigu dari harga Rp 30 ribu menjadi Rp 23.200 per kg dan minyak goreng untuk ukuran 1 liter dari Rp45 ribu menjadi Rp 33.750. “Makanya harga barang itu bisa turun25 persen. Puncak Jaya itu harus 25 persen dari harga yang berlaku saat itu,”jelasnya.