West Papua Tourism Investement 1

Investasi di Sektor Pariwisata RI

Dari data tersebut terlihat bahwa total investasi swasta yang ditujukan untuk mendukung kegiatan pariwisata adalah sebesar 3,83% dari total investasi sebesar Rp 3.829,98 triliun.

Investasi pariwisata ini terdiri dari investasi oleh pihak swasta sebesar Rp 146,1 triliun atau sebesar 99,73%, sedangkan sisanya sebesar 0,27% dilakukan oleh pemerintah.

Dalam hal ini pemerintah tidak melakukan investasi untuk pembangunan gedung atau bangunan yang berkaitan dengan kegiatan pariwisata langsung, seperti bangunan hotel, restoran dan sebagainya.

Hal ini antara lain disebabkan karena minimnya dan terbatasnya anggaran pemerintah. Disamping itu, pemerintah juga ingin memberikan peluang seluas-luasnya kepada dunia usaha dan swasta untuk berkiprah dan melakukan investasi pada sektor pariwisata.

Kalangan swasta diharapkan semakin menyadarari dan memahami pentingnya investasi di bidang pariwisata untuk menangkap peluang semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Indonesia pada tahun-tahun mendatang.

 

Investasi pariwisata yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta terus mengalami kenaikan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun.

Investasi yang dilakukan oleh pemerintah, sebagian besar adalah untuk mesin, peralatan dan alat angkutan, masing-masing sebesar Rp 233,54 miliar (58,99%) dan Rp 91,62 miliar (23,14%).

Sedikit berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, dimana investasi swasta terbesar adalah untuk pembangunan infrastruktur, hotel dan akomodasi lainnya, maka sejak tahun 2015, pihak swasta lebih banyak melakukan investasi untuk pembangunan bangunan bukan tempat tinggal, yaitu senilai Rp 30,50 triliun atau 20,87% terhadap total investasi swasta.

Menyusul berikutnya adalah investasi di bidang infrastruktur, yaitu sebesar Rp 26,33 triliun, bangunan hotel dan akomodasi lainnya sebesar Rp 25,30 triliun, serta bangunan olahraga, rekreasi, hiburan seni dan budaya sebesar Rp 16,38 triliun.

Investasi ini mencakup penambahan hotel baru dan juga renovasi hotel dan akomodasi lainnya, seperti pembangunan gedung untuk kegiatan budaya dan pariwisata.

Secara keseluruhan, investasi terbesar adalah untuk bangunan non tempat tinggal yang mencapai 20,82%, dan peran swasta sangat besar di sektor ini. Berikutnya adalah investasi untuk infrastruktur, bangunan hotel dan akomodasi lainnya yang masing-masing mencapai 17,98% dan 17,27% dari total investasi.

Papua Barat Ekspor Bahan Bakar Mineral