west papua

Kembalinya Kelompok OPM ke Pangkuan NKRI

Satu demi satu, kelompok OPM yang berbasis di hutan hutan di Papua pada akhirnya menyerahkan diri dan menyatakan untuk kembali ke pangkuan NKRI. Pada tahun ini sedikitnya ada empat kelompok OPM yang menyatakan diri kembali bergabung dengan NKRI. Mereka telah melihat sendiri bagaimana pembangunan di Papua semakin maju, sementara di sisi lain mereka malah semakin menderita. Hal inilah yang kemudian mendorong kesadaran mereka untuk kembali kepada NKRI.

Menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 72 lalu, Panglima Tentara Pembebasan Nasional-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM) Yapen Timur Kris Nussy alias Corinus Sireri bersama 77 orang anak buahnya dan 300 orang simpatisan kelompok OPM menyerahkan diri dan diterima oleh Kapendam XVII/Cendrawasih Letkol Inf Muhammad Aidi.

 

Pemerintah dan TNI telah melakukan berbagai kegiatanyang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya melalui kegiatanteritorial, pertanian, persawahan, pembangunan jalan,pengobatan dan lain sebagainya, sementara anggota TPNOPM yang merasa berjuang untuk kemerdekaannya justru tidakmendapatkan apa-apa.

Di sisi lain, mereka juga tidak bisa membuktikan mengenai penjajahan yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia terhadap Papua seperti yang disuarakan mereka selama ini. Sebaliknya, pemerintah Indonesia justru memberikan keistimewaan kepada setiap warga Papua untuk bisa mengembangkan daerahnya.

Pemerintahan di Papua, mulai dari jabatan Kepala Kampunghingga Gubernur seluruhnya dijabat oleh putra daerah Papua.Sebelumnya (1/7/2017) sebanyak 15 orang dari kelompok TPN-OPM kelompok OPM Goliat Tabuni yang bermarkas di Tingginambut,Puncak Jaya beserta penasihat spritual mereka Wanis Tabuni,yang dikenal militan menyatakan diri bergabung dalam NKRI.Selain itu sekitar 200-an warga Tingginambut yang selama inimendukung OPM juga turut menyatakan diri bergabung kembalidengan NKRI dan mendukung Pancasila sebagai ideologi negara. Kemudian juga ada anggota OPM pimpinan FernandoWarobay, yaitu Yusuf Aninam beserta kelompoknya yang berbasis di kampung Sasawa, menyerahkan diri dan menyatakan kembalike NKRI pada 5 Mei 2017.

Sebelumnya lagi sebanyak 154 anggota OPM dari kelompok Sinak-Yambi juga telah berikrar kembali ke NKRI secara resmipada 20 Maret 2017. Kelompok ini sebagian besar berasal dari Kampung Toemarib, Weni dan Kampung Rumagi DistrikMageabume, Kabupaten Puncak yang merupakan daerahperbatasan dengan Distrik Yambi Kabupaten Puncak Jaya.