Peningkatan Peran Global Indonesia Melalui Diplomasi Middle Power

Masuknya Indonesia Akan Membawa Manfaat Bagi Seluruh Negara Melanesian Spearhead Group (MSG)

Dengan kesamaan budaya dan  sejarah, Indonesia percaya bahw masyarakat Melanesia di Indonesia yang tersebar di lima provinsi tersebut akan menjadi aset yang luar biasa dalam meningkatkan hubungan Indonesia dengan negara-negara MSG.

Indonesiabukanlah hanya tetangga yang tinggal di sebelah, tetapi juga saudara yang berbagi harapan yang sama dengan masyarakatMSG.

Kawasan Pasifik adalah salah satu prioritas utama bagi Indonesia, dimana kunjungan kerja pertama yangdilakukan oleh Menteri Luar Negeri RI adalah ke PNG, Kepulauan Solomon, dan Fiji.

Berikutnya Presiden Jokowi melakukan kunjungan ke Papua Nugini, yang juga merupakan cerminan dari prioritas Indonesia yang ingin melanjutkan keterlibatan positif dengan membangun konektivitas yang kuat dengan sesama anggota MSG.

Konsep dasar maritim Indonesia menekankan “konektivitas” sebagaisalah satu pilar. Sebuah konektivitas yang lebih baik akan membuka peluang yang lebih luas bagi semua orang.

Melalui ke anggotaan Indonesia di MSG, konektivitas antara masyarakat di negara-negara anggota MSG dan 11 juta orang Melanesia Indonesia akan semakin ditingkatkan.

Disamping itu, juga akan membuka akses pasar yang lebih besar kepada 253 juta rakyat Indonesia yang memiliki potensi sebagai mitra.

Indonesia juga menjadi pintu gerbang untuk memasuki pasar ASEAN yang lebih besar, sebuah pasar yang kuat yang terdiri dari 600 juta penduduk, atau setara dengan 9% populasi dunia.

Komitmen Indonesia untuk MSG adalah nyata dan konkret. Indonesia ingin mendukung sesama anggota MSG untuk memiliki sebuah keterlibatan yang kuat dan luas dengan masyarakat internasional.

Indonesia dan negara-negara MSG akan tumbuh bersama melalui eksplorasi peluang baru. Itulah sebabnya Indonesia mendorong partisipasi aktif negara-negara MSG di APEC dan Asia Africa Conference.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia dan MSG di hadapkan dengan tantangan-tantangan bersama berupa bencana alam, perubahan iklim dan peningkatan kesejahteraan ekonomi.

Itu adalah tantangan utama yang harus ditanggapi dan membutuhkan upayabersama untuk dikembangkan bersama-sama.

Singkatnya, berkembang bersama-sama menyiratkan semakin kuatnya  komitmen Indonesia untuk bekerja lebihdekat dengan negara-negara MSG, baik secara bilateral maupun multilateral.

Indonesia berkomitmen untukmembantu negara-negara MSG. Karena itu Indonesia hadir di Vanuatu untuk membantu pemulihan pasca Topan Pam.

Sebagai negara dengan latar belakang geografis dan budaya yang sama, ada jalan yang begitu berlimpah untuk memperluas pertukaran dan kerjasama budaya.

Salah satu alternatifnya adalah melalui penyelenggaraan Festival Budaya Melanesia. Berkembang bersama-sama untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi secara maksimal adalah hal yang juga penting.

Indonesia memiliki keyakinan penuh bahwa Indonesia dan MSG bisa meningkatkan nilai perdagangan dua arah.

Pemberian kerjasama teknis dapat membantu dalam pencapaian postur ekonomi yang lebih baik.

Dalam semangat ini, Indonesia tetap teguh dalam memberikan kerja sama teknis melalui program peningkatan kapasitas di bidang pengolahan produk perikanan, handi craft, seni dan budaya, kursus diplomatik, jurnalistik dan pembangunan sumber daya manusia Hingga saat ini, Indonesia telah mengadakan tidak kurang dari 130Program Kerja Sama Teknis yang melibatkan 583 peserta dari negara-negara Pasifik.

Sektor swasta dan UKM juga telah berkontribusi dalam program ini. Namun, masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan dan lebih dieksplorasi di masa depan.

Karena itu ada banyak hal yang harus dilakukan.Dalam Persetujuan Pembentukan MSG pada 2007 dinyatakan bahwa

Anggota MSG sepenuhnya menghormati prinsip-prinsip hukum internasional yang mengatur hubungan antar bangsa, termasuk prinsip-prinsip kedaulatan, kesetaraan kemerdekaan semua negara dan tidak-campur tangan dalam urusan dalam negeri suatu negara.

Hal ini ditegaskan kembali dalam Pernyataan Bersama Indonesiadan anggota MSG pada 2014, yang mencerminkan komitmen bersama untuk lebih memperkuat kemitraan.

Sekarang setelah menjadi associate member, Indonesia berkomitmen untuk mempromosikan kemitraan yang lebih dekat dengan MSG yang akan bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Indonesia bertujuan untuk meningkatkan nilai-nilai organisasi;memperluas hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan individu; memperkuat kerjasama dan mengatasi tantangan-tantangan bersama; memperdalam hubungan ekonomi dan kerja sama pembangunan untuk kesejahteraan masa depan masyarakat di MSG.

Keanggotaan Indonesia di MSG pasti akan membawa manfaat bagi seluruh negara anggota.

Bisnis Pariwisata Sebagai Penggerak Utama Kemajuan Sosio-Ekonomi