Pemerintah Bangun Bendungan Baliem

Pemerintah Bangun Bendungan Baliem, Daya Tampung 200 Juta m3

Pemerintah RI sedang konsen dalam pembangunan infrastruktur dan salah satunya dengan membangun bendungan Baliem di Papua.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljonomengatakan, Bendungan Baliem di Papua menjadi salah satu yang desain, studi serta pendanaannya bekerja sama dengan pemerintah Korea Selatan.

Adapun proses pembangunan bendungan ini diperkirakan dapat selesai maksimal paling lama 4 tahun.

Saat ini pemerintah sedang merehabilitasi daerah irigasi termasuk pembangunan Bendungan Baliem yang memiliki dayatampung 200 juta m3.
Bendungan ini memiliki potensi sebagai pembangkit listrik sebesar 50 Mega Watt (MW),ujarnya di Jakartasebagaimana dikutip dari Sindonews.com.

Menurutnya, estimasi pembangunan bendungan ini diperkirakan membutuhkan biaya sekitar Rp4,7 triliun. Bendungan lainnya yang sedang disiapkan adalah Bendungan Digoel dengan kapasitas tampung 230 juta m3.

Pemerintah Bangun Bendungan Baliem

Dirinya juga mengungkapkan,untuk rehabilitasi irigasi dilakukan secara padat karya yang melibatkan perkumpulan petani pemakai air (P3A).

“Sektor pangan, air dan energi akan menjadi panglima pembangunanNasional ke depan, sekaligus ujung tombak persaingan antar Negara,”jelasnya.

Lelang Tahun 2018

Hal senada diutarakan Kepala Pusat Bendungan Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Ni Made Sumiarsih kepada detik Finance mengungkapkan bahwa Rencananya Bendungan Baliem bakal segera dilelang tahun 2018 setelah melewati proses penyusunan desain.

“Saat ini masih dalam proses penyusunan desain. Rencananya lelang akan dilakukan pada tahun2018,” katanya pada detik Finance.

Made mengatakan, Bendungan Baliem menjadi satu dari sembilan bendungan yang direncanakan bakal dibangun tahun ini. Bendungan Baliem di Papua juga menjadi salah satu yang dilakukan desain dan studinya dengan pendanaan dari Korea.

Adapun proses pembangunan bendungan ini diperkirakan dapat selesai maksimal paling lama empat tahun.

Perhitungan kasarsekali, anggaran kira-kira Rp 4,7 triliun dengan kapasitas 200 jutam3, ungkapnya.

Ketahanan air juga menjadi salah satu fokus Pemerintah untuk memenuhi kebutuhan air baku dan ketahanan pangan di Papua. Dari 69 bendungan yang dibangun Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga tahun 2019 mendatang, salah satunya yang dibangun adalah Bendungan Baliem yang berlokasi di Papua.