papua barat maju

Program Guru Garis Depan Untuk Papua

Pada dasarnya, persoalan pendidikan memiliki banyak dimensi yang terkait satu dengan yang lainnya. Diantaranya kurikulum, sarana dan prasarana, kapabilitas guru dan sebagainya.

Namun, di Papua,persoalannya menjadi lebih rumit karena adanya faktor infrastruktur yang masih terbatas dengan jumlah kampung yang tersebar, dan kurangnya tenaga pendidik. Semua ini mengakibatkan terbatasnya akses pendidikan bagi anak-anak di Papua.

Program Guru Garis Depan (GGD) adalah salah satu upaya pemerintah untuk mengatasi persoalan pendidikan yang terjadi di Papua.

Program ini dijalankan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur

Negara dan Reformasi Birokrasi serta pemerintah daerah. Tujuan Program Guru Garis Depan adalah melakukan pemerataan pelayanan pendidikan di seluruh wilayah Indonesia, melalui pendistribusian tenaga pendidik atau guru.

 

Pemerintah menginginkan agar pelayanan pendidikan di seluruh wilaya hIndonesia memiliki kualitas yang sama agar tidak terjadi sebuah ketimpangan dan kesenjangan yang lebar.

Program Guru Garis Depan merupakan terobosan dalam rangka meningkatkan dan menciptakan pemerataan kualitas tenaga pendidik.

Pendidikan MeRuPakan Salah SaTu Tolok ukuR keMajuan PeRadaban SuaTu bangSa. dengan PeRencanaan, ManajeMen, iMPleMenTaSi dan evaluaSi PRogRaM Pendidikan yang baik, Maka SuaTu bangSa akan Menjadi unggul. Tidak TeRkecuali dengan PaPua, Pendidikan adalah Salah SaTu kunci unTuk MeMbangun dan MenSejahTeRakan MaSyaRakaT PaPua.

Melalui program ini pemerintah mengalokasikan 3.500 guru untuk ditempatkan di Papua, Papua Barat, Aceh dan Maluku guna menggantikan guru-guru lulusan SMP dan SMA yang tersebar diberbagai wilayah pedalaman.

Trend Ekonomi Papua Barat Terus Meningkat

Para guru ini dihimbau agar memberikan pendidikan karakter mental yang baik kepada para peserta didik, dimana anak-anak di daerah terpencil atau daerah perbatasan harus mempunyai kebanggaan terhadap Indonesia.

Khusus untuk Papua, selain Program Guru Garis Depan, pemerintah juga melanjutkan program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem). yang merupakan program afirmatif bagi pemuda-pemudi Papua dan Papua Barat untuk melanjutkan pendidikan di sejumlah daerah seperti Jawa dan Bali.

Program Adem ini di gulirkan sejak tahun 2013 dan telah mengirimkan sekitar 3.000 siswa untuk menempuh pendidikan tingkat SMA atau SMK di Yogyakarta,Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten dan Bali