Rotasi Terakhir PON Empat Tahun, Investasi Sumber Daya Manusia Olahraga

Dukungan SDM telah menyiapkan relawan yang benar-benar bisa menjadi ajudan yang baik, bisa menjadi penghubung sehingga kontingen merasa nyaman.

Rotasi Terakhir PON Empat Tahun, Investasi Sumber Daya Manusia Olahraga

Pekan Olahraga Nasional (PON) adalah acara olahraga nasional di Indonesia yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). PON diadakan setiap empat tahun sekali dan diikuti oleh seluruh provinsi di Indonesia. Namun, setelah PON Papua ke-20 yang rencananya digelar pada 2-15 Oktober 2021, PON berikutnya tidak lagi digelar empat tahun sekali, melainkan dua tahun sekali. Hal ini sesuai dengan hasil Rakernas KONI 2018 yang menyepakati rencana penyelenggaraan PON setiap dua tahun sekali yang diusulkan Menteri Pemuda dan Olahraga periode 2014-2019, Imam Nahrawi.

Wakil Ketua IV KONI Pusat K.Inugroho, seperti dilansir Antara, Kamis, 26 April 2018, menyatakan bahwa Rapat Paripurna Rakernas KONI 2018 bidang pembinaan prestasi, pendidikan dan penataran, serta penelitian dan perkembangan ilmu keolahragaan mendukung penyelenggaraan PON setiap dua tahun sekali.

Meski demikian, KONI memandang rencana penyelenggaraan PON setiap dua tahun sekali adalah untuk dua PON yang berbeda, yakni PON tingkat senior dan PON tingkat junior. KONI mengusulkan pelaksanaan PON Junior mulai 2022 dengan batasan usia untuk PON Senior dan Junior. Batasan usia harus disesuaikan dengan peraturan utama organisasi olahraga nasional atau internasional masing-masing cabang olahraga. KONI juga meminta induk organisasi cabang olahraga untuk menentukan standar pelatih yang akan menjadi ofisial dalam pelaksanaan PON.

Dua provinsi akan langsung menyelenggarakan rencana tersebut, yang akan dilakukan setiap dua tahun sekali. Setelah Papua, Aceh dan Sumut akan menjadi penyelenggara PON berikutnya. Alasan utama diganti setiap dua tahun adalah agar setiap provinsi lebih cepat menjadi penyelenggara, karena kebijakan penyelenggaraan PON empat tahun sekali dibuat ketika jumlah provinsi di Indonesia masih 27 provinsi.

Read More: KEAMANAN DAN KETERTIBAN DI PAPUA